Hijau 

Bus Tingkat Paling Hijau Di Dunia

Bus tingkat listrik merupakan solusi inovatif pemerintah London untuk angkutan umum tanpa polusi. Sebagaimana diketahui transportasi darat menjadi penyumbang polusi terbesar dari gas sisa pembakaran.

Polusi bukanlah hal baru di kehidupan kita. Salah satunya dari emisi kendaraan berupa NOx. Nitrogen dioksida merupakan masalah yang biasa didapati pada kota besar yang memiliki kepadatan lalu lintas. Senyawa kimia ini berbahaya bagi kesehatan manusia, terutama bila terhirup melalui saluran pernapasan.

Sementara level polutan udara nitrogen dioksida (NO2) di London, ibu kota Inggris, mencapai level tertinggi di Eropa. Oleh karena itu walikota London berupaya menerapkan beberapa kebijakan guna mereduksi polusi yang terus meningkat. Salah satunya dengan penerapan bus listrik bertingkat.

Alasan London memilih bus karena bus merupakan salah satu alat transportasi umum yang memiliki banyak keunggulan. Jika kita melakukan mobilitas menggunakan kendaraan pribadi, banyak hal yang harus kita pertimbangkan. Misalnya dari segi kapasitas penumpang,  kendaraan pribadi kapasitasnya tak akan melebihi dari 8 orang. Sementara bus mampu menampung sekitar 40 orang. Jika 1 liter bahan bakar dapat mengantarkan kita ke jarak 15 km misalnya. Dapat kita bandingkan hematnya menggunakan bus mencapai empat kali lipat. Bahkan secara bandingan volume kendaraan pun, bus mampu mengurangi kepadatan jalan. Tak hanya itu juga yang dapat kita hemat dari memanfaatkan bus. Dampak dari pembakaran bahan bakar pun jauh lebih hemat bus dibanding kendaraan lainnya.

Sementara itu bus yang dioperasikan London ialah bus bertingkat. Sehingga kapasitas penumpang akan lebih banyak lagi dibandingkan bus biasanya. Lebih hemat lagi transportasi ini, ternyata menggunakan bahan bakar listrik. Tentunya tidak memiliki emisi atau gas sisa pembakaran yang mampu menyebabkan polusi udara yang berbahaya.

 

Mengurangi Emisi hingga 50%

Tepatnya di London City Hall, Walikota London Boris Johnson mengumumkan uji coba bus tingkat listrik di acara Clean Bus Summit (3/7/2015). Clean Bus Summit dan uji coba ini merupakan bukti dari upaya wali kota untuk mengurangi emisi dari bus-bus umum di London. Di mana bus ini merupakan transportasi umum yang paling “hijau” di dunia.

Alat transportasi ini merupakan bus tingkat listrik pertama di dunia yang dioperasikan. Diproyeksikan pada Oktober 2015 mendatang bus sudah siap beroperasi melayani warga. Sementara itu, untuk trayeknya melewati Route 16 yakni jurusan Edgware Road, salah satu kawasan dengan polusi tertinggi di Inggris.

Harapannya dengan beroperasinya bus ini dapat mengurangi emisi NOx di London sehingga 50 persen di tahun 2016 dibanding saat 2008. Pasalnya, sebelum pengoperasian bus tingkat listrik Jhonson sudah menerapkan beberapa kebijakan guna menekan tingkat polusi di London. Berdasarkan data, sejak 2008 kebijakan Johnson sudah menghasilkan lebih dari 1.300 bus hybrid. Selain itu juga kebijakannya mengganti teknologi mesin pada 1.400 bus lama. Sehingga dengan kebijakan-kebijakan tersebut mampu mengurangi emisi hingga 88 persen.

Tak hanya itu, dalam perencanaan di  tahun 2016 TFL –Transport For London adalah dinas pemerintah yang menangani transportasi London– akan ada 800 bus listrik di jalan-jalan ibukota Inggris. Guna mengurangi emisi CO2 di London hingga sekitar 27.500 ton per tahun.

 

249 Kilometer Sekali Charge

Baterai besi-fosfat yang dirancang mampu membuat bus menempuh jarak 249 kilometer dalam sekali charge.  Dan juga bisa lebih dari jarak tempuh tersebut dengan accelerated braking. Dengan penggunaan tenaga listrik, bus pasti akan lebih nyaman dan tidak menimbukan polusi suara.

Meskipun bus tingkat listrik tidak membutuhkan bahan bakar minyak seperti transportasi lainnya. Tapi tetap membutuhkan energi yang berupa listrik sebagai sumber tenaga penggeraknya. Dengan sekali charge dapat menempuh jarak sejauh 249 km, hal ini berarti dapat menghemat listrik lebih banyak lagi. Dibangdingkan bus listrik biasa yang hanya dapat mencapai 100-200 km per sekali charge.

Baterai yang digunakan bus listrik tersebut merupakan hasil kerjasama dengan perusahaan China. BYD Company Ltd dari China  digandeng Perusahaan transportasi di London bekerjasama. Berdasarkan kualitasnya BYD tercatat sebagai industri terbaik pengembangan bus listrik.

Besarnya ukuran baterai dalam kasus bus tingkat London ini, yang semula dianggap kelemahan justru diubah menjadi manfaat. Bagaimana tidak, baterai yang besar memungkinkan penambahan ruang untuk penumpang.  Karena akan semakin panjang badan bus yang dibutuhkan. Di samping itu, dengan ukuran baterai yang besar, daya yang dimiliki baterai juga lebih besar. Sehingga rentang jarak setiap pengisian ulang baterai lebih panjang.

Bus tingkat listrik ini terbukti menjadi angkutan paling hijau yang memiliki kapasitas penumpang yang cukup besar. Hal ini menjadi bukti serius pemerintah London untuk terus berupaya menekan angka pencemaran udara di London. Semoga Indonesia juga dapat menanggulangi polusi seperti di Jakarta khususnya.

 

Penulis : Candra Fivetya

Editor   : Muhammad Pamungkas

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment