Figur 

Joice Triatman Mengagumi Sosok Pak Trihatma

Cantik, pintar dan mandiri. Kesan ini hadir saat kami berkenalan dengan Joice Triatman di lokasi pemotretan cover majalah Podomoro edisi 28 2014. Kali ini APL Tower dipilih untuk lokasi pemotretan serta melakukan wawancara. Disela-sela kegiatan pemotretan, wanita kelahiran Semarang ini masih sempat meluangkan waktu berbincang dengan kami. Topik yang mengemuka dalam perbincangan kala itu seputar tahun baru, perjalanan karir dan tentunya tentang Agung Podomoro Group.

 

“Makna tahun baru bagi saya pastinya segala-­galanya baru. Terutama semangatnya harus baru!”, ujar Joice Triatman memulai perbincangan. Pada acara malam pergantian tahun 2014 kemarin, Joice merayakannya di rumah sang mertua yang berada di Surabaya. “Tapi sebelum itu aku membawa anakku berlibur ke Singapura. Dan pada saat perayaan Natal, saya sudah pulang. Jadi saya memperingati Hari Natal di rumah mertua sambil merayakan tahun baru,”jelas Joice. Meski tidak banyak yang dilakukan, namun berkumpul bersama keluarga dengan suasana sederhana ini justru sangat menyenangkan bagi Joice.

 

Joice menegaskan bahwa pada tahun 2014, ada beberapa hal yang ingin ia lakukan, baik dalam keluarga maupun karir. Untuk keluarga, Joice ingin fokus mengasuh anaknya yang masih berusia dua setengah tahun. Karena baginya seorang ibu merupakan role model nomor satu bagi sang anak. “Benar atau tidaknya seorang anak merupakan cermin dari ibunya,” imbuh Joice. Bersama sang suami, Joice ingin terus bersama-sama berkarya di usia produktif mereka. Sementara itu untuk karir pribadi, saat ini Joice Triatman tengah mengikuti pemilihan calon legislatif daerah pemilihan Jawa Tengah 1 melalui salah satu partai peserta pemilu. Pencalonan ini nantinya akan mengantarkan Joice menjadi anggota DPR mewakili daerah Jawa Tengah 1 (wilayah Semarang, Semarang kota, Kabupaten Semarang, Kendal dan Salatiga). “Dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini saya bolak­balik Jakarta­Semarang untuk mengurus segala sesuatunya,” jelas Joice.

Kesibukan ini tentu membuat Joice harus mampu membagi waktu antara proses pemilihan calon wakil rakyat tersebut dengan tugasnya sebagai seorang ibu. Kesemuanya dilakukan Joice dengan penuh tanggung jawab. “Jadi apapun hasilnya pada pemilihan 9 April nanti, saya bersyukur sekali bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa dengan menjadi bagian dari pesta demokrasi di negeri ini,” ujar Joice.

 

Di tahun 2014 ini, Joice berniat melakukan ekspansi investasi di bidang properti serta restoran. Untuk bidang kuliner, saat ini Joice telah membuka sebuah restoran masakan sunda di Kota Semarang. Pada tahun ini pula, wanita yang hobi membaca ini ingin mewujudkan impiannya untuk berlibur ke Raja Ampat di Papua serta mengunjungi negeri Yunani.

 

PERJALANAN KARIR

Perjalanan karir seorang Joice Triatman dimulai setelah menyelesaikan studinya di usia 23 tahun. Wanita kelahiran 2 April 1980 ini merupakan Sarjana Matematika Universitas Katolik Parahyangan. Setelah itu Joice bersama beberapa mahasiswa lain, terpilih untuk program S2 di Sydney University. Ini merupakan program scholarship yang disponsori oleh Parahyangan

bekerja sama dengan ITB. Untuk program S2 ini, wanita penyuka masakan Indonesia ini mengambil jurusan yang sama yaitu Matematika. Setelah menyelesaikan program S2-­nya, Joice mencoba ke dunia modelling dengan mengikuti pemilihan Wajah Femina 2003. Di ajang ini Joice terpilih menjadi 20 besar finalis. Tidak berhenti sampai disitu pada tahun 2005 Joice mencoba peruntungan dengan mengikuti ajang Miss Indonesia 2005. Dan kali ini Joice berhasil menjadi runner up Miss Indonesia 2005. “Di ajang ini saya banyak mendapat pelajaran seperti kecantikan, attitude, bertemu dengan banyak orang serta mengunjungi daerah-daerah di Indonesia,” jelasnya.

 

Selanjutnya, Joice beralih ke dunia yang masih baru baginya, yaitu menjadi news anchor di salah satu televisi swasta. Disini Joice sangat menikmati profesi barunya. Banyak kegiatan yang dilakukan, mulai dari membaca berita hingga meliput acara di lapangan. Joice pun pernah membintangi beberapa iklan. Memasuki tahun 2010 Joice meninggalkan dunia media dan beralih menjadi public relation di Financial Wealth , perusahaan Singapura yang bergerak dibidang finance consultant. Tak lama, Joice bergabung dengan salah satu organisasi massa. “Disini saya ber temu dengan seseorang yang luar biasa, yaitu Pak Surya Paloh,” ungkap Joice. Dan ketika ormas tersebut berubah menjadi partai, Joice diberi kepercayaan sebagai seorang wakil bendahara partai. Tidak itu saja, dia pun didaulat untuk menjadi calon legislatif mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah 1.

 

MENGAGUMI SOSOK TRIHATMA KUSUMA HALIMAN

“Agung Podomoro Group, luar biasa!”, begitu pendapat Joice Triatman ketika diminta pendapat tentang Agung Podomoro Group. Dia pun merasa kagum dengan sosok seorang Trihatma K. Haliman, CEO Agung Podomoro Group. Dan beberapa waktu lalu Joice pun berkesempatan melakukan wawancara dengan Trihatma K. Haliman.

Menurutnya, tokoh seperti beliau adalah sosok yang tidak pernah berhenti belajar serta pekerja keras yang tidak mengenal waktu. “Pak Tri berkata bahwa dia merasa selalu kekurangan waktu,” ungkap Joice. Dan di akhir perbincangan, Joice berharap suatu saat dirinya bisa meniru teladan yang dimiliki seorang Trihatma K. Haliman.

Penulis : Chairudi Bharata Dharma

Editor   : Muhammad Pamungkas

Dimuat : Majalah Channel Edisi 28-2014

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment