Mobil Lipat “Transformers”

Mungkin kita sudah mengetahui sepeda yang bisa dilipat, tapi bagaimana jika mobil yang bisa dilipat seperti film ‘Transformers’? Satu lagi terbosan teknologi transportasi yang hampir di luar kepala, Mobil Lipat.

 

Transformers Dunia Nyata

Mobil lipat memang merupakan mobil yang bisa dilipat. Kreasi mobil listrik yang dapat bertransformasi adalah mobil listrik yang bernama Casple-Podadera dari Spanyol dan Hiriko dari Korea Selatan. Mobil ini benar-benar bisa dilipat seperti yang kita saksikan di film ‘Transformers’, hanya bentuk dan transformasinya agak sedikit berbeda dibanding dengan versi yang ada di film. Hal ini dikarenakan pada prakteknya mobil ini bertujuan untuk mendukung aktivitas dalam kehidupan nyata, bukannya sebagai robot yang membela kebenaran dan menumpas kejahatan seperti di film-film. Namun secara konsep pada dasarnya mobil ini memiliki ide yang sama.

 

Listrik yang Bisa Dilipat

Mobil lipat Hiriko maupun Casple-Podadera adalah mobil yang bertenaga listrik. Mobil listrik merupakan tipe mobil yang cocok untuk lipat-melipat karena pada dasarnya jantung tenaga atau motor listrik dari mobil tipe ini dapat dipasang di poros atau langsung di roda. Saat dilipat maka tidak akan terhalang oleh komponen lain seperti transmisi atau knalpot.

Esensi dari teknologi mobil lipat ini adalah sebagai permulaan rancangan mobil masa depan. Hal ini dimaksudkan agar mobil di masa depan nantinya tidak membutuhkan tempat yang luas saat diparkir. Maka dari itu, mobil-mobil ini dirancang untuk menghemat tempat dengan memasang mesin-mesin pentingnya seperti motor listrik, rem dan semacamnya di dalam rodanya.

 

Teknologi Si Lipat

Teknologi untuk mobil ‘Transformers’ atau mobil lipat ini sangat cerdas. Mobil-mobil tersebut dirancang sedemikian rupa sehingga membuatnya bisa dilipat. Mobil Casple-Podadera, misalnya, mobil untuk dua orang penumpang memiliki kemampuan roda belakang yang dapat bertransformasi dengan dilipat ke dalam kabin bodinya.

Mobil lipat dirancang dengan teknologi terkini yang memungkinkan mereka untuk melipat roda belakang mobil sehingga panjang mobil menjadi hanya 1,9 meter dengan posisi vertikal saat diparkir dan tersimpan di bawah jok pengemudi dan penumpang depan. Alhasil saat parkir maka mobil Casple-Podadera maupun Hiriko tidak membutuhkan banyak ruang, bahkan hampir sama dengan satu sepeda motor panjangnya. Roda belakangnya dalam kondisi normal dan digunakan untuk meluncur maka panjangnya bisa mencapai 2,3 meter. Namun saat kondisi meluncur, roda belakang akan menjulur ke belakang melalui lengan dan akan menjaga stabilitas dan memberi kenyamanan saat meluncur.

Bahkan teknologi mobil lipat juga ditingkatkan pada segi keamanan, misalnya untuk menjaga agar penumpang tidak jatuh ke samping, mobil ini memiliki pintu berupa panel yang dibuka secara vertikal dengan titik tumpu engsel persis di atas poros lipat roda belakang. Untuk memberikan keamanan kepada pengemudi dan penumpang, bagian depan dibuatkan hidung pendek. Arsitekturnya yang fleksibel memang dirancang sedemikian rupa untuk memenuhi berbagai persyaratan sistem penggerak masa depan sekaligus menambah pilihan bagi konsumen.

Mobil lipat ini dirancang untuk bisa melaju hingga 130 km, sementara kecepatan maksimalnya mencapai 110 km/jam. Perhitungan konsumsi energinya pun berkemampuan akselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam tempo 11 detik dan memiliki konsumsi energi 95 Wh/km. Walaupun teknologinya masih terus dikembangkan, namun mobil-mobil lipat seperti CasplePodadero dan Hiriko ini sudah sangat hebat. Ditambah lagi berbagai negara juga berminat untuk ikut menciptakan mobil-mobil lipat. Wah, kalau Indonesia kapan ya bisa segera menciptakan teknologi canggih semacam itu?

 

Penulis : Novita Puspa

Editor   : Muhammad Pamungkas

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment