Reportase 

Pesantren Tahfiz Quran Gratis Bagi Kaum Dhuafa

Sebuah pesantren Tahfidz Quran dibangun Lazis PLN di kawasan Cisarua Bogor. Pembangunan di atas tanah wakaf seluas 10.000 m2 tersebut merupakan program unggulan Lazis yang diperuntukkan  bagi kaum dhuafa.

Kepala Lazis PLN Syamrizal pada acara Rapat Koordinasi Lazis 2016 (11/11) mengatakan tanah seluas itu merupakan wakaf dari Ibu Hj Imah. Peristiwa menggembirakan ini berawal saat mengurus legalitas di Lazis PLN. “Di saat itulah Ibu Hj Imah mengutarakan niatnya untuk mewakafkan tanahnya” kata Syamrizal. Petugas Lazis PLN yang menyaksikan sangat mengapresiasi keinginan mulia ini, apalagi tanah yang diwakafkan cukup luas, mencapai 10.000 m2 .

Setelah dikonsultasikan dengan keluarga Hj Imah, untuk memastikan kerelaan seluruh keluarga, akhirnya tanah itu benar–benar dilepas untuk diwakafkan. Tentang  pemanfaatan tanah itu sendiri diperuntukkan bagi kemaslahatan umat yaitu  untuk dibangun pesantren tahfiz Quran, rumah yatim piatu serta guest house bernama Wisata Qolbu. Sementara pendanaan pembangunan tersebut ditangani Lazis PLN bekerja sama dengan pihak pihak seperti Darul Quran, Al Azhar Peduli Umat dan Dompet Dhuafa.

Mengenai pesantren tersebut tidak hanya merupakan pesantren Tahfiz Quran namun ditambah program entrepreuneur dengan dua jenjang pendidikan yaitu setingkat SMP dan SMK. Dan pesantren ini benar-benar dipersembahkan buat kaum dhuafa sehingga para santri tidak ditarik biaya alias gratis.

Direktur Keuangan PLN Sarwono dalam kunjunganya selain menyampaikan ucapan terima kasih sebesar besarnya kepada kepada Hj Imas juga mengungkapkan rasa.takjubnya bahwa di atas tanah dengan kontur semacam di Puncak itu akan dibangun pesantren yang besar.Sarwono meminta doa kepada hadirin agar pembangunan pesantren yang dimulai 2017 ini mendapatkan keberkahan.

Perihal PLN, Sarwono meminta doa pula supaya PLN lancar di dalam menyelesaikan program 35.000 MW. Kebutuhan listrik bagi seluruh pelosok tanah air tidak bisa ditawar lagi “Masih ada daerah yang baru pertama kali menikmati listrik. Ketika listrik masuk, mereka berkata terima kasih PLN! Sekarang tempat kami terang benderang” ujar Sarwono.

Dalam rangkaian acara tersebut dilaksanakan pula pemberian sumbangan Lazis PLN dilakukan secara simbolis oleh para direksi PLN kepada kaum dhuafa disekitar wilayah Cisarua. Menjadi acara terakhir diadakan kegiatan peletakan batu pertama oleh para direksi dan Ibu Hj Imah untuk pembangunan pesantren, rumah yatim piatu dan guest house Wisata Qolbu

 

Penulis : M. Nurfitrianto

Editor   : Muhammad Pamungkas

Dimuat : Majalah Fokus

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment