Reportase 

PLN Dapat Kucuran Kredit Sindikasi Rp 12 Triliun

PLN memperoleh pinjaman dari sindikasi kreditur perbankan dan lembaga pembiayaan nasional sebesar Rp 12 triliun. Pinjaman itu bersumber dari Bank Mandiri, BCA, BRI, Maybank Indonesia, Indonesia Eximbank, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Penandatangan perjanjian kredit yang dilaksanakan di Hotel Fairmont, Jakarta (19/12) ini dilakukan oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar, Direktur Corporate Banking BCA Rudy Susanto, Direktur Utama Maybank Indonesia Taswin Zakaria, Direktur Kelembagaan BRI Kuswiyoto, Direktur Utama SMI Emma Sri Martini, dan Direktur Pelaksana I Indonesia Eximbank Dwi Wahyudi. Kredit sindikasi ini berjangka waktu 10 tahun, dan bertindak sebagai lead arranger adalah Bank Mandiri.

“Penandatanganan kredit investasi sebesar Rp 12 triliun ini menunjukkan bahwa kita terus bekerja keras menyelesaikan tugas yang amat menantang, melistriki negeri, menyediakan listrik yang memadai dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Direktur Utama PLN Sofyan Basir.

Setiap tahun, imbuh Sofyan, kebutuhan investasi kelistrikan di tanah air terus meningkat. Sumber dana untuk membiayai kebutuhan investasi ini terdiri dari berbagai sumber, termasuk internal dan pinjaman. Rencananya, kredit investasi sebesar Rp 12 triliun akan digunakan untuk membiayai keperluan investasi di bidang pembangkit, transmisi, distribusi dan sarana di Indonesia. Penyediaan infrastruktur kelistrikan yang memadai tentunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan juga bagi negara dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi, oleh karena itu dukungan pendanaan tentunya sangat amat penting dalam merealisasikan program investasi yang telah direncanakan.

“Untuk itu kami berterimakasih kepada seluruh kreditur yang telah memberikan kepercayaan kepada PLN, kami yakin dana ini akan sangat berguna untuk mengegas pembangunan program 35.000 MW,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan dana investasi tersebut dikeluarkan untuk belanja modal PLN dalam rangka meningkatkan aktivitas masyarakat, daya saing domestik, serta pertumbuhan ekonomi nasional. “Perjanjian kredit ini adalah salah satu dorongan perbankan dan lembaga pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam negeri,” tegasnya.

Sindikasi pembiayaan lembaga keuangan bank dan non bank ini merupakan dukungan untuk mencapai program nawa cita. “Khususnya dalam pengadaan infrastruktur dasar sebagai pendukung kemandirian bangsa,” ujarnya.

 

Penulis : Chairudi Bharata Dharma

Editor   : Muhammad Pamungkas

Dimuat : Majalah Fokus

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment