Muhamad Nurcholis

Muhamad Nurcholis

Muhamad Nurcholis memiliki jejak rekam sebagai jurnalis yang panjang. Ia salah satu penulis dengan kedalaman penguasaan pada materi dan teknik penulisan yang mumpuni. Sejak pertama menekuni dunia jurnalisme dengan bergabung dengan Harian Umum Republika selama 6 tahun mulai 2000 – 2006, pria kelahiran Ngawi, 12 Februari 1973 itu terus berkarya dengan tulisan-tulisannya di beberapa media massa nasional. Jejak karyanya dapat dilihat di Koran Jawa Pos, Surabaya Post, Media Indonesia dan di Harian Umum Republika. Tulisan investigasi selama menjadi reporter di HU Republika dimuat di sejumlah rubrik baik edisi cetak maupun online selama periode 2000 – 2006 baik dengan nama lengkap maupun dengan nama anonim “cho”.

Selain Republika, sarjana Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya ini masih aktif menekuni dunia sastra. Sejumlah karya sastra berupa cerita pendek (Cerpen) pernah dimuat di Majalah Sarinah, Kartini dan Koran Jawa Pos. Hingga kini, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini tercatat menjadi salah satu pendiri penerbitan Majalah Risalah NU (Media Resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sejak 2007.

Selain Risalah, dia juga pernah terlibat dalam pengerjaan beberapa majalah nasional baik yang diterbitkan perusahaan swasta maupun instansi pemerintah lainnya. Beberapa diantaranya Tabloid Perempuan Indonesia (Cetak dan Online), Tabloid Parle, Majalah Masajid, Majalah Istana, dan Majalah Reforminer. Selain itu dia juga membidani lahirnya Tabloid Perempuan Indonesia dalam format cetak maupun Online. Pengalaman jurnalistik yang panjang mengantarkannya sebagai Editor Eksekutif Majalah “Disparitas”,–  sebuah media internal yang dipublikasikan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) pada 2009 hingga 2010.

Aktivis angkatan 1998 tersebut, kini bergabung dengan Integriti sebagai PIC (Person In Charge) Majalah Transmedia Kementerian Perhubungan. Sebagai editor senior, dia ikut membantu pengelolaan majalah lain yang diterbitkan oleh PT Integra Cipta Kreasi (Integriti), seperti Majalah ESDM, Majalah PLN dan Majalah SNValuasi yang diterbitkan Badan Standarisasi Nasional / BSN.

Selain majalah, Pria kelahiran Ngawi 44 tahun lalu ini pernah terlibat dalam penyusunan buku yang berjudul “Menuju Desa Terang” dan “Potensi Daerah Tertinggal”. Keduanya merupakan bagian dari program publikasi Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) pada Tahun 2009.


Baca Reportase dan Artikel Muhamad Nurcholis

Bagikan berita ini :