Resolusi Tahun Baru

Tahun baru 2017 akan tiba dalam hitungan bulan saja. Lalu bagaimana menghadapi resolusi tahun baru? Berikut ini ada beberapa strategi yang akan membantu Anda mencapai resolusi tahun baru.

Tahun baru merupakan kesempatan yang luar biasa untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, orang-orang terkasih atau teman-teman. Namun, sebaiknya sisihkan pula waktu sebentar untuk melakukan evaluasi diri dan menyusun resolusi tahun yang akan datang.

Pada saat itu, mulailah menuliskan hal-hal besar atau bermakna yang telah Anda lakukan. Kemudian, coba tanyakan pada diri Anda selama setahun ini, “Apakah saya bahagia? Apakah saya merasa marah? Apa yang saya rasakan? Perubahan apa yang harus saya lakukan? “ dan lain sebagainya.

Namun demikian, ada beberapa strategi yang bisa membantu Anda dalam melakukan perubahan yang Anda inginkan atau yang Anda sebaiknya lakukan, di antaranya:

Pastikan bahwa Anda ingin berubah.

Kita memiliki banyak bagian dari diri kita yang sering menempatkan kita pada arah yang berbeda dan kebanyakan dari bagian tersebut ingin melakukan perubahan namun terkadang ada sebuah bagian konsisten dari diri kita yang selalu mengarahkan kita kembali kepada kebiasaan lama. Bagian kecil tersebut cukup untuk menarik kita kembali ke kebiasaan lama. Jika Anda menyadari bagian kecil (atau beberapa bagian) ini, maka Anda perlu bernegosiasi dengannya.

Hal ini mungkin terdengar aneh, namun dapat melakukan perubahan yang anda inginkan! Bicaralah pada bagian dari diri Anda tersebut, ucapkan terima kasih, dan cobalah untuk memahami bahwa bagian diri Anda tersebut mungkin bermanfaat pada satu waktu di hidup Anda, hanya saja saat ini bagian tersebut tidak lagi bermanfaat. Bicarakan dan lihat, dengar, atau rasakanlah bagian tersebut akan mulai melepaskan diri dan mengizinkan bagian yang baru untuk masuk ke dalam diri Anda. Bagian diri Anda tersebut dapat Anda berikan peran kecil untuk mengawasi perubahan yang Anda lakukan memang baik untuk Anda.

Buatlah resolusi yang sederhana.

Terkadang kita berpikir untuk mengubah segala aspek dan seluruh kehidupan kita untuk membuat segalanya lebih baik, namun hal tersebut terlalu berlebihan. Pikirkan beberapa hal kecil atau satu hal besar! Atau jika Anda memiliki beberapa resolusi besar, maka buatlah sebuah rencana untuk menyelesaikan resolusi tersebut dalam jangka panjang, misalnya setiap dua bulan mulailah proyek baru, setelah proyek sebelumnya menjadi kebiasaan. Namun demikian, bagilah resolusi Anda ke dalam langkah-langkah sederhana yang dapat Anda kelola dan tidak menggangu rutinitas Anda secara dramatis.

Beri penghargaan pada diri Anda sendiri ketika Anda menepati resolusi Anda.

Jangan hadiahi diri anda dengan cokelat jika Anda berusaha untuk mengurangi makanan yang manis! Namun, hadiahi diri anda dengan sesuatu yang spesial, sehingga Anda tetap berada pada jalur ketika Anda tergoda. Hadiah tersebut bisa berupa sesuatu yang sederhana atau sesuatu seperti liburan ke tempat yang indah. Hadiah tersebut harus sesuatu yang dapat memotivasi Anda.

Tidak perlu menghakimi diri sendiri.

Terimalah diri kita apa adanya dan berhati-hatilah ketika mengatakan pada diri kita sendiri bahwa kita telah berusaha sebaik mungkin, sesuai dengan keahlian dan pengetahuan yang kita miliki pada saat itu. Jadi kita harus bermurah hati dengan diri kita sendiri. Mungkin sekarang kita memiliki informasi baru yang mungkin dapat merubah pola pikir dan membuat kita mengubah sikap lama kita. Dan maafkan diri kita daripada menyiksa dan menyalahkan diri karena sikap kita di masa lalu. Kita tidak perlu menjadi sempurna. Selalu ingat, kesuksesan berawal dari kegagalan yang tertunda. Jadi tidak perlu menghakimi diri sendiri.

Siapkan beberapa mekanisme pendukung.

Akan sangat membantu Anda, jika Anda di kelilingi oleh orang-orang yang menghargai perubahan yang ingin kita lakukan dan membantu kita dengan mengingatkan resolusi kita. Orang-orang yang memberi ucapan selamat pada kita jika kita berhasil dan membantu kita jika kita keluar jalur, atau temukan orang-orang yang ingin berubah bersama Anda.

Temukan alasan mengapa Anda ingin berubah dan mengadopsi resolusi baru Anda.

Pikirkan alasan yang memotivasi atau menggerakkan Anda untuk mengubah sikap yang Anda ingin ubah, atau alasan apa yang menghentikan Anda untuk berubah. Apakah Anda cenderung untuk lebih termotivasi dengan memikirkan diri Anda yang baru atau dengan memikirkan diri Anda yang tidak Anda suka? Anda akan sangat terbantu jika Anda memiliki strategi untuk menyingkir dari kebiasaan lama atau melangkah maju ke arah perubahan. Karena, Anda akan memiliki naluri yang lebih baik untuk tetap berkomitmen pada resolusi Anda.

Pikirkan alasan mengapa kita belum merubah diri di masa lalu.

Apa yang menghentikan kita? Apa yang memicu kita untuk mengulang kembali kebiasaan lama? Bisakah kita menghindarinya? Atau setidaknya bersiap untuk menghindarinya? Sebagai contoh, jika kita mencoba untuk berhenti merokok, bukanlah hal yang bijak bagi kita untuk menghadiri sebuah pesta dimana para tamu menghisap rokok, akan menjadi sangat sulit bagi kita untuk mengubah kebiasaan masa lalu jika kita kembali lagi ke lingkungan lama yang terasosiasi dengan kebiasaan tersebut. Bantulah diri Anda sendiri, minimalkan hal-hal yang memicu kebiasaan lama Anda pada minggu-minggu awal sejak Anda menentukan resolusi. Pikirkan kebiasaan dimana Anda berada dan dimana Anda akan berada, dan ciptakan sebuah lingkungan yang akan memfasilitasi perubahan tersebut dengan terus menerus mengingatkan diri Anda sendiri.

Latih diri dan akan menjadi kebiasaan.

Jika kita melatih diri kita melakukan hal-hal yang menjadi resolusi kita selama tiga bulan, resolusi tersebut dapat menjadi kebiasaan seumur hidup. Misalnya, jika Anda benar-benar serius mengenai olahraga rutin, maka Anda harus berjalan kaki setiap hari selama sebulan untuk menciptakan kebiasaan baru tersebut dan kemudian kebiasaan baru tersebut akan menjadi bagian dari hidup Anda setelah Anda melakukannya setiap hari selama tiga bulan.

Semua hal yang menjadi resolusi kita haruslah sesuai dengan kondisi diri kita. Melalui resolusi ini, kita dapat dengan mudah melatih diri kita menjadi lebih konsisten dan menjadi lebih baik lagi. Semoga bermanfaat.

 

Penulis : Novita Puspa

Editor   : Muhammad Pamungkas

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment