Scramjet Sang Hypersonic

Terbang dari London ke New York via udara umumnya membutuhkan waktu 18 jam. Tapi dengan menggunakan pesawat yang bermesin Scramjet, jarak tersebut dapat ditempuh dalam 120 menit atau 2 jam saja.

 

Scramjet, Mesin Pesawat Canggih

Teknologi mesin pesawat kini semakin canggih, bahkan ada yang kecepatannya mampu melebihi kecepatan suara. Bagaimana dapat? Dengan teknologi mesin yang disebut Scramjet atau Supersonic Combustion Ramjet buatan NASA dapat diwujudkan. Jadi bukan tidak mungkin bila perjalanan udara dari London ke New York hanya membutuhkan waktu satu jam saja dengan jarak 6500 km.

Scramjet merupakan sebuah mesin yang menggunakan gas hidrogen sebagai bahan bakarnya. Mesin Scramjet adalah mesin pesawat, bukan roket. Mesin Scramjet ini dirancang untuk menjadi penggerak pesawat hipersonik atau berkecepatan di atas mach 10 atau 10 kali kecepatan suara. Mesin ini menghasilkan tenaga pendorong yang dapat memungkinkan pesawat untuk meluncur pada kecepatan super tinggi.

 

Berkecepatan Suara

Fakta lain dari Scramjet adalah tiga kali lebih cepat dari pesawat Concorde, pesawat supersonic. Fakta itu memungkinkan Scramjet untuk beroperasi secara efisien pada kecepatan yang sangat tinggi, proyeksi teoritis menempatkan kecepatan tertinggi dari Scramjet antara mach 12 (9.100 mph, 15.000 km/jam) dan mach 24 (18.000 mph, 29.000 km/h)

Scramjet pun memiliki dorongan yang lebih tinggi dan spesifik atau perubahan momentum per unit propelan (bahan bakar roket) daripada mesin konvensional. Mesin hipersonik juga dapat menyediakan antara 1000 dan 4000 detik, sementara roket hanya menyediakan 600 detik atau kurang. Kecepatan yang lebih tinggi ini yang dapat mengakses murah ke luar angkasa di masa depan.

Mesin Scramjet juga memiliki impuls spesifik yang lebih tinggi dibanding mesin jet konvensional. Selain itu, Scramjet juga lebih ringan lebih cepat dan ramah lingkungan. Mesin tersebut juga lebih mudah untuk dirakit dan dapat mengambil oksigen dari atmosfer sebagai bahan oksidatornya.

Scramjet pun juga tidak perlu membawa oksigen pembakar bahan bakar (fuel) karena kebutuhan oksigen diambil dari udara bebas. Tanpa harus membawa oksigen, beban terbang pesawat akan lebih ringan. Sebab itulah pesawat dapat bergerak lebih cepat dan memiliki ruang angkut yang lebih lapang.

 

Struktur Sang Scramjet

Lalu bagaimana struktur Scramjet sehingga dapat menghasilkan kekuatan pendorong yang dapat melebihi kecepatan suara? Struktur pada mesin Scramjet terjadi beberapa proses, seperti, pembakaran Scramjet akan beroperasi dengan bahan bakarnya dan menekan maju lebih cepat dari pada pesawat terbang. Setelah itu, bahan bakar hydrogen mulai dibakar di dalam pengaliran udara supersonik. Udara panas yang menyebar cepat keluar ke mulut atau pipa pembuangan menghasilkan dorongan atau kekuatan gerak. Kemudian, aliran udara supersonik yang masuk ke dalam mesin lebih ditekan saat memasuki pipa awal dan melewati mesin. Hal ini meningkatkan tekanan udara lebih tinggi daripada udara sekitar.

Struktur pada Scramjet inilah yang menjadi pemicu kecepatan yang luar biasa. Whoaa.. Jadi tidak sabar untuk terbang melebihi kecepatan suara!

 

Pesawat Bermesin Scramjet

Kini, NASA telah memiliki tiga jenis pesawat (Trio Hypersonic) bermesin Scramjet yang berkecepatan lebih dari sepuluh kali kecepatan suara. Pesawat super itu adalah X-43A, X-43B dan X-43C. Sejauh ini NASA melakukan tiga penerbangan X-43A untuk diuji di pusat riset penerbangan Dryden milik NASA di Edwards, California. X-43A dirancang untuk dapat mencapai kecepatan mach 7 hingga mach 10.

Sementara itu model X-43C yang ditenagai mesin Scramjet dikembangkan oleh Angkatan Udara AS. Model X-43C diharapkan mampu terbang dengan kecepatan Mach 5 hingga Mach 7. NASA telah menguji pesawat model tersebut pada 2008.

Sedangkan, pesawat Hyper-X paling besar adalah X-43B yang dikembangkan dan terbang akhir dekade ini. Pesawat tersebut nantinya akan diadopsi salah satu mesin atau gabungan dari mesin X-43A dan X-43C tergantung hasil percobaan kedua pendahulunya tersebut.

Pesawat-pesawat hipersonik ini direncanakan untuk digunakan dalam misi-misi ke luar angkasa. Pesawat dengan mesin Scramjet relatif lebih ringan karena tidak membawa bahan oksidator dan biaya yang dibutuhkan dapat ditekan. Kecepatan hipersoniknya mampu mencapai lokasi yang lebih jauh dari pesawat-pesawat ruang angkasa lainnya. Selain diperuntukkan pesawat ruang angkasa, mesin ini juga memungkinkan untuk digunakan pada moda transportasi udara massal untuk perjalanan yang super cepat.

 

Penulis : Novita Puspa

Editor   : Muhammad Pamungkas

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment