Reportase 

Sinergi Kelola Zakat PLN

Pengumpulan zakat dalam jumlah besar yang dilakukan oleh PLN, merupakan hal besar sekaligus mulia. Namun bagaimanapun bicara tentang zakat tidak sekedar menghimpunnya, tetapi juga perihal penyalurannya bagaimana agar bisa efektif dan tepat sasaran. Inilah yang mendasari dilaksanakannya acara “MoU Lazis PLN dengan Lembaga Mitra Kerjasama dan Pengelolaan oleh BRI Syariah” (10/11).

KKS Lazis PLN Heri Hasanuddin menyampaikan sejak September 2015, semua pegawai muslim  PLN di seluruh Indonesia yang jumlahnya 42 ribu pegawai telah dilakukan pemotongan penghasilannya untuk zakat secara otomatis dan terpusat. “Dengan cara tersebut terkumpul zakat sejumlah Rp 80 M per tahun” jelas Heri.

Sementara Pembina Lazis PLN Adi Supriono mengatakan sebenarnya jaringan PLN itu sangat luas. “Mungkin hanya bisa ditandingi oleh BRI”, ujarnya. Namun karena tidak memiliki keahlian spesifik dalam pembagian zakat, maka menyalurkan zakat apalagi jumlahnya mencapai Rp 80 M menurut Adi menjadi persoalan tersendiri.

Oleh karena itu untuk mengimplementasikan zakat agar tepat sasaran, PLN menggandeng bank BRI Syariah dalam pengelolaan, serta bersinergi dengan beberapa lembaga yang berkompeten dalam pemanfaatan zakat. Langkah ini disambut  positif Ketua Forum Zakat yang menyebutkan terdapat satu riset yang menarik  dari IPB bahwa program pengentasan kemiskinan paling efektif jika dilakukan oleh lembaga amil zakat.

Bekerja sama dengan lima lembaga amil zakat, Lazis PLN kemudian mengiimplementasikan zakat dalam beberapa program. Dengan Rumah Zakat, bekerjasama mendukung pengembangan sekolah juara untuk dhuafa serta  pengembangan rumah bersalin dhuafa. Dengan Al Azhar Peduli Umat, bekerjasama mendukung Program Rumah Gemilang Indonesia. Sedangkan untuk pengadaan peralatan Rumah Sehat serta pemberdayaan ekonomi dhuafa, PLN bekerjasama dengan Dompet Dhuafa. Dengan PKPU, PLN bekerjasama di dalam program sosial dan kemanusiaan, tanggap darurat bencana dan pemulihan. Sebagian zakat juga disalurkan melalui PPA Darul Quran bertujuan mendukung Program Dakwah dan Kampung Quran serta pembinaan mualaf .

Ketua Forum Zakat Nur Effendi memberi apresiasi kepada PLN terkait zakat tersebut. “PLN menjadi satu satunya lembaga yang memberikan contoh untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dengan lembaga lain (amil) di dalam pengelolaan zakat” kata Effendi. Diharapkannya BUMN lain dapat meniru langkah ini. Effendi juga meminta PLN untuk menjadi member Forum Zakat. “Supaya keduanya bisa sharing, saling menguatkan kapasitas di dalam kompetensi lembaga, sekaligus bisa saling sinergi dan kolaborasi dalam program yang akan disusun bersama di Forum Zakat” jelasnya.

 

Penulis : M. Nurfitrianto

Editor   : Muhammad Pamungkas

Dimuat : Majalah Fokus

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment