Stay Healthy Saat Puasa

Bagi seluruh umat islam, Bulan Ramadhan menjadi waktu berharga untuk berpuasa. Selain diwajibkan menurut agama, puasa juga sangat menyehatkan tubuh. Jadi tidak heran jika umat manusia selain umat islam, namun juga dari kalangan agama lain turut berpuasa untuk kesehatan.

Dengan berpuasa, maka tubuh tidak dimasuki oleh makanan dan minuman selama 14 jam. Selama itu, tubuh pun mempunyai waktu yang cukup untuk memetabolisme zat-zat gizi secara sempurna. Selain itu, sisa hasil metabolisme yang banyak berupa racun akan sempurna dibuang. Maka dari itu, puasa menjadi momen detoksivikasi yang sangat efektif.

Hal ini disebabkan karena berkurangnya frekuensi makanan dan minuman yang dikonsumsi akan berdampak pada menurunnya metabolisme tubuh. Walaupun demikian, kondisi tanpa asupan selama 14 jam sebenarnya tidak menyurutkan stamina tubuh, karena cadangan energi dalam tubuh bisa bertahan antara 24-48 jam.

Namun, stamina tubuh harus tetap dijaga selama puasa agar tidak drop, misalnya saat makan sahur hindari makanan dan minuman yang terlalu banyak mengandung gula. Pasalnya, makanan tersebut akan memicu tubuh memproduksi insulin sehingga menimbulkan rasa lapar, lemas dan lesu. Jika ingin tetap bugar konsumsilah makanan yang mengandung protein, vitamin A,B dan C serta serat. Sertakan pula karbohidrat kompleks dalam menu sahur, seperti nasi merah, roti gandum, ubi, jagung dan singkong.

Selain itu, hindari minum kopi dan manis terutama saat sahur. Sebab kopi merangsang tubuh untuk sering buang air kecil sehingga air dalam tubuh berkurang, akibatnya dehidrasi dan lemas. Sedangkan, minuman manis akan dicerna lebih cepat jadi cepat merasa lapar.

Pada saat berpuasa bahan makanan penghasil energi utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan protein yang masuk ke tubuh kita tidaklah sebanyak hari-hari biasa. Untuk itu, jangan terlalu kenyang karena membuat kita lemas, dan jangan terlalu sedikit sehingga kita kekurangan tenaga waktu beraktivitas siang hari.

Dalam sehari tubuh ini membutuhkan 2.000-2.500 mililiter air (10 gelas). Pada malam hari dan saat sahur minumlah air putih untuk proses pelarutan dan pengeluaran racun melalui air seni. Untuk mencegah dehidrasi, meski tidak merasa haus terutama pada orang lanjut usia diupayakan untuk meminum air putih yang cukup. Kebutuhan air bisa juga diperolah dari minum teh, susu, jus buah, kuah sayur dan lainya. Upayakan untuk mencegah dehidrasi tubuh dengan banyak minum air putih pada malam hari.

Saat berbuka puasa, dimulai dengan menikmati minuman hangat dan makanan ringan yang manis seperti, kurma atau kolak. Kurma memiliki kandungan serat dan gulanya sangat tinggi baik untuk kesehatan, cepat diserap oleh tubuh 45-60 menit untuk energi.

Jika ingin makan besar, maka tunggulah sekitar satu jam untuk memberi waktu bagi pencernaan beradaptasi setelah berjam-jam tidak ada asupan makanan. Hal ini supaya lambung tidak kaget. Selain itu, aktivitas fisik seperti olahraga ringan selama 30 menit menjelang berbuka perlu dilakukan. Karena bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh selama puasa.

Bagi penderita sakit lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi ketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung. Selain itu, bagi yang memiliki berat badan melebihi berat badan ideal, sebaiknya selama berpuasa pun tetap menghindari makanan yang tinggi kolesterolnya, misalnya lemak hewan, margarin, mentega, sirup, cokelat, kue tar, es krim.

Sedang bagi yang memiliki badan terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susunya dan menghindari makanan yang sulit dicerna seperti sayuran berserat kasar seperti daun singkong, daun pepaya. Kemudian, bagi yang telah berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.

Dengan gaya hidup sehat, puasa kita pun bisa menjadi obat dari keluhan-keluhan sakit yang dialami selama ini.

Selamat Berpuasa!

Stay Healthy!

 

Penulis : Novita Puspa

Editor   : Muhammad Pamungkas

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment