Internasional 

Storseisundet, Jembatan Ilusi

Sebagai penyambung jalan, fungsi dari Jembatan Storseisundet di Norwegia tidak ada yang berbeda dari jembatan lainnya. Namun apabila dilihat dari sisi tertentu, Jembatan Storseisundet tampak seperti putus. Hingga kita berilusi bahwa jembatan ini sedikit menakutkan. Mari simak kisah Jembatan Storseisundet dari artikel berikut ini.

Norwegia tidak hanya mempesona melalui fenomena aurora dan lanskap alam yang indah. Negara ini bahkan menjadi momok wisatawan terutama mereka yang menjelajahinya via jalur darat. Pasalnya, di sana terdapat jembatan yang terlihat seperti putus di tengah jalan, jembatan tersebut dikenal dengan nama Storseisundet Bridge atau Jembatan Storseisundet.

Jembatan Storseisundet yang berlokasi di Norwegia ini terkenal di kalangan wisatawan karena konstruksinya yang unik. Konstruksi jembatan yang unik tersebut membuat jembatan ini menjadi jembatan yang dapat memacu adrenalin para pengendara mobil. Alasannya adalah karena ilusi unik yang membuat jembatannya seakan putus atau tidak selesai.

Sejatinya, Jembatan Storseisundet atau yang disebut juga dengan Storseisundbrua dibuat di atas Samudera Atlantik dan merupakan satu dari delapan jembatan yang menghubungkan Kota Kristiansund dan Kota Molde. Jembatan karya arsitek jenius yakni Josh Holt itu merupakan bagian dari Atlantic Road yang mempesona.

Jembatan Storseisundet sering digunakan wisatawan untuk uji adrenalin bukan hanya menikmati sensasi jembatan putus tapi juga ganasnya ombak Samudera Atlantik di musim gugur. Sebab, ombak besar Samudera Atlantik seringkali menyapu ujung Storseisundet. Bahkan ketika dibangun, para pekerja konstruksi jembatan ini merasakan 12 kali badai sebelum jalan ini dibuka pada 1989.

Jembatan sepanjang 260 meter dengan bentangan 130 meter ini dan menjadi populer karena efek yang diciptakannya. Dibuka pertama tahun 1989, Storseisundet Bridge yang berada di Eide & Aversy Norwegia ini mempunyai ketinggian 23 meter.

 

Jembatan Ilusi Visual

Uniknya jembatan yang dibangun berkelok ini menghasilkan ilusi visual dimana pengendara mobil yang melintas tidak akan melihat keseluruhan jembatan. Alhasil, jembatan yang nampak di depan mata seperti jembatan yang belum selesai dengan ujung buntu dan langsung mengarah jatuh ke dalam laut. Karena efek visual ini banyak pengendara yang takut melintasi jembatan ini.

Sebab, dilihat dari udara, jembatan tersebut memang tampak berkelok. Tapi apabila dilihat dari sisi pengendara mobil, Jembatan Storseisundet malah kelihatan putus sama sekali. Sensasinya seperti mau terjun bebas ke laut, padahal tidak demikian.

Tepat setelah mencapai ujung jembatan yang tampak curam, kita akan disuguhkan jalan yang landai dan menurun. Namun tetap saja jika dilihat konstruksinya yang seperti terputus tersebut membuat kita untuk melambatkan laju kendaraan saat melewatinya. Bahkan, bagi mereka yang tak mengetahui jembatan ini, pasti akan berputar pulang saat melihatnya. Tak ayal, jembatan ini dijuluki ‘jembatan mabuk’.

 

Indahnya Atlantik Dari Atas Storseisundet

Atlantic Road telah dianugerahi rute Status wisata nasional karena arsitektur jalan dan jembatan, dan pantai yang luar biasa untuk dilewati. Jalan yang menghubungkan masyarakat pesisir kecil dari kota Kristiansund, Atlantic Road dapat dilalui dengan hanya 30 menit berkendara melalui terowongan Samudera Atlantik. Setelah melewati terowongan kita menyeberang pulau Averøy dengan Kvernes Stave Church, sisi barat pulau ini sangat indah dengan pantai yang luar biasa keluar menuju Hustadvika.

Kvernes Stave Church, berasal dari sekitar 1300 Masehi, merupakan salah satu yang paling terbaru dari paranada gereja Norwegia. Gereja ini indah dan terletak khusus dengan pemandangan atas Kvernesfjord dan Freifjord tersebut.

Selain itu, ada The Cave Bremsnes terletak di sisi selatan Gunung Bremsneshatten. Banyak temuan dari budaya Fosna hampir 10.000-tahun telah dibuat di sana.

Menariknya di salah satu sisi jembatan ekstrim ini tersedia rest area yang biasa dimanfaatkan pengendara untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan sekitar yang indah. Fasilitasnya pun lengkap dari mini market hingga restoran. Tentu saja meski terlihat menegangkan, pemandangan Jembatan Storseisundet dipadu dengan birunya Samudera Atlantik dan burung-burung laut yang beterbangan menjadi kombinasi yang sempurna untuk diabadikan dalam bingkai kamera.

Sambil berkendara melewati jembatan, kita juga akan disuguhi panorama bibir Samudera Atlantik yang cantik di sepanjang jalan. Burung-burung laut berterbangan, singa laut juga seringkali terlihat di pinggiran.

Bersama tujuh jembatan lainnya, Storseisundet termasuk ke dalam bagian dari Atlantic Road yang begitu mengagumkan. Saat berada di tengah jembatan nampak jalan yang datar dan cenderung menurun. Hanya saja saat akan menaiki jembatan dengan posisi berbelok, badan jembatan tidak terlihat dan menampilkan ilusi bahwa jembatan terputus begitu saja.

 

Penulis : Novita Puspa,

Editor   : Muhammad Pamungkas

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment