Internasional 

Straddling Bus China

China melakukan terobosan baru yang dapat menjawab permasalahan transportasi di perkotaan  melalui Straddling Bus. Bus canggih tersebut menjadi salah satu konsep cerdas yang akan segera terwujud di dunia industri otomotif China.

Bus Cerdas Solusi Macet

Pada November 2010, sebuah perusahaan transportasi China bernama Shenzen Fuashi mempublikasikan penemuan berupa rancangan sistem transportasi dalam kota dengan model bus yang mengangkang atau Straddling Bus. Straddling Bus merupakan bus yang menggabungkan keunggulan Bus Rapid Transit dan kereta bawah tanah sebagai alternatif moda transportasi di masa depan.

Model Straddling Bus terlihat seperti kereta bawah tanah. Moda transportasi ini memiliki tinggi sekitar 4-4,5 m dengan dua tingkat untuk penumpang kendaraan di tingkat atas, sementara kendaraan lain yang lebih rendah dari 2 meter dapat berjalan melalui bawah bus. Didukung dengan tenaga listrik dan energi surya, bus dapat bergerak cepat hingga 60 km/jam tercatat dan mampu mengangkut 1.200-1.400 penumpang pada satu waktu tanpa menghalangi jalan kendaraan lain.

Straddling Bus atau bus mengangkang menjadi solusi untuk menjawab permasalahan yang dialami oleh empat jenis transit publik yang biasa beroperasi di Cina yaitu Subway, Light-Rail Train, Bus Rapid Transit dan bus normal. Dari empat jenis transit publik tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan, misalnya kereta bawah tanah membutuhkan biaya banyak dan membutuhkan waktu lama untuk membangunnya, bus rapid transit memakan ruang jalan dan menghasilkan suara serta polusi udara. Maka dari itu Straddling Bus ini menjadi harapan baru bagi masyarakat di China.

 

Kehebatan Si Straddling Bus

Kekuatan terbesar transportasi ini adalah menghemat ruang jalan, efisien dan tinggi dalam kapasitas penumpang. Hal ini dapat mengurangi hingga 25-30% kemacetan lalu lintas di rute utama. Berjalan pada rata-rata 40 km/jam dan dapat menampung 1.200 orang pada satu waktu, yang berarti 300 penumpang per gerbong.

Kekuatan lain Straddling Bus adalah siklus konstruksi yang pendek karena hanya membutuhkan satu tahun untuk membangun jalur sepanjang 40 km. Straddling Bus pun tidak akan membutuhkan tempat parkir yang besar seperti yang dibutuhkan bus normal. Straddling Bus memiliki parkir di halte sendiri tanpa mempengaruhi lalu lintas kendaraan. Inovasi puncak Straddling Bus adalah transportasi ini berjalan di atas mobil dan di bawah jalan layang.

Perusahaan menyatakan model bus ini memerlukan biaya yang lebih rendah daripada jalur kereta bawah tanah. Sumber energi yang digunakan untuk menggerakan bus ini adalah listrik dan tenaga surya sehingga rendah polusi. Sistem rel dan bagian bawah bus yang memiliki terowongan menjadi nilai tambah karena dapat dilalui oleh kendaraan lain yang lebih rendah, sehingga tidak mengurangi jalur kendaraan yang sudah ada seperti busway. Daya angkut bus ini yang mencapai 1.200 orang menjadikan rancangannya memiliki prospek yang baik untuk direalisasikan. Semoga saja ada penemuan serupa yang dapat diterapkan untuk mengatasi kemacetan di kota-kota besar di Indonesia yang begitu penat ini.

 

China dan Transportasinya

China adalah salah satu negara modern dengan populasi terbesar di dunia. Kota Beijing menjadi urat nadi kehidupan di negera tirai bambu tersebut. Beijing sebagai jantung kota ini menjadi salah satu kota terpadat di dunia, dengan populasi 19.612.368 pada 2010. Dapat dibayangkan padat dan sibuknya penduduk disana? Untuk menunjang aktivitas di kota yang padat penduduk itu, maka pengadaan transportasi umum yang andal dan murah adalah sesuatu mutlak yang harus ada di Beijing.

Karena jika tanpa transportasi umum yang memadai, penduduknya akan hidup secara tidak efisien. Lalu akan ada waktu terbuang percuma di perjalanan, terlalu banyak bahan bakar yang dibakar sia-sia akibat kemacetan, berkurangnya produktivitas dan berbagai poin minus lainnya. Pemerintah di China pun sangat menyadari hal ini. Karena itu, pembangunan sarana transportasi umum yang murah dan efisien menjadi salah satu prioritas bagi pemerintah di sana. Pembangunan sarana transportasi itu salah satunya adalah Straddling Bus.

 

Penulis : Novita Puspa,

Editor   : Muhammad Pamungkas

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment