Tips 

Transaksi Aman dengan Kartu Debit

Dalam penggunaan di Indonesia, kartu dari bank dapat berfungsi sebagai kartu ATM dan juga sebagai kartu debit. Kalau sedang berfungsi sebagai kartu ATM, maka dia lebih sering digunakan di mesin ATM untuk menarik uang tunai, mentransfer dana, membayar tagihan, dan lain-lain, sedangkan kalau digunakan sebagai kartu debit, dia seringkali digunakan untuk transaksi pembelanjaan dan digesekkan di mesin kasir ataupun Electronic Data Capture (EDC).

Dalam penggunaannya sebagai kartu debit, tentu saja ada hal-hal yang penting untuk diperhatikan, terutama ketika sedang mentransaksikannya di mesin EDC. Antara lain sebagai berikut:

  • Seperti mesin ATM, saat transaksi jangan lupa tutupi mesin EDC dengan tangan ataupun dompet saat memasukkan PIN.
  • Nasabah dihimbau untuk mengganti PIN secara berkala, dan hindarilah nomor PIN yang mudah ditebak seperti tanggal lahir.
  • Jangan memberitahukan PIN ataupun tanda tangan Anda kepada orang lain.
  • Sebelum memasukkan PIN, Anda perlu mengecek nominal uang pada mesin EDC yang telah diketikkan petugas kasir, dan pastikan itu sesuai dengan yang ada di layar kasir atau nota pembelian. Supaya jumlah yang kita bayar tidak kelebihan atau kekurangan. Karena kadang si petugas kasir bisa salah memasukkan nominalnya, sehingga kita sendiri yang harus lebih teliti.
  • Perlu diketahui bahwa saat memberikan kartu kepada pelayan merchant, sebaiknya ikuti dia sampai ke meja kasir.
  • Pastikan Anda menggunakan EDC dari bank yang sama dengan penerbit kartu debit Anda.
  • Jika transaksi ditolak, jangan panik, tapi segera mungkin hubungi call center bank penerbit kartu. Tapi Anda juga harus mengingat berapa jumlah saldo di kartu Anda, jangan sampai saldo di kartu debit yang dipakai tidak mencukupi untuk membayar pembelanjaan.
  • Jangan lupa segera minta kartu kembali serta bukti transaksinya setelah pembayaran berhasil. Jadi Anda punya catatan seberapa besar uang Anda yang terdebit, dan bisa dicek kesesuaiannya pada laporan rekening koran bulanan Anda. Jika terdapat transaksi yang mencurigakan, segera lapor kepada bank penerbit kartu untuk dilakukan investigasi.
  • Simpan kartu ATM/Debet di tempat yang aman, misalnya dompet atau tas. Dan sebaiknya juga di tempat yang Anda mudah mengingatnya, karena jangan sampai kartu debit/ATM yang penting tersebut sering ketinggalan atau tidak dapat ditemukan ketika Anda membutuhkannya.
  • Jika Anda kehilangan kartu, segera hubungi nomor call center bank penerbit kartu Anda. Nomor tersebut biasanya tertera pada sisi belakang kartu, lalu segera blokir kartu Anda supaya tidak disalahgunakan pihak yang tak bertanggung jawab.
  • Waspadalah terhadap lingkungan sekitar, serta terhadap kondisi fisik mesin EDC pada merchant. Jika terdapat alat yang mencurigakan atau mesin dicurigai rusak, jangan melakukan transaksi pada mesin tersebut, dan harap segera melaporkannya kepada pihak penerbit kartu maupun pihak berwenang di sana.

Ketika Anda telah melakukan semua yang disebutkan di atas, harapannya setiap transaksi pembelanjaan atau pembayaran menggunakan kartu debit pada mesin EDC akan berjalan lebih aman dan lancar. Anda pun tidak perlu ragu lagi untuk selalu bertransaksi menggunakan kartu dan mengurangi pemakaian uang tunai ketika berbelanja di merchant.

 

Penulis : Ria E. Pratiwi,

Editor   : Muhammad Pamungkas

Dimuat : Majalah Channel Edisi 64 – 2016

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment