Reportase 

Vendor Meeting Indonesia Power Tahun 2015: Membuka Katup Komunikasi Perusahaan

Rabu, 11 November 2015. Para peserta tersebut merupakan wakil dari perusahaan-perusahaan yang bermitra dengan Indonesia Power. Mereka hadir untuk memenuhi undangan Indonesia Power dalam acara Vendor Meeting Indonesia Power Tahun 2015.

 

Positif

Setelah diadakan untuk pertama kalinya di tahun 2015 pada Bulan Juli lalu, Indonesia Power kembali menggelar kegiatan vendor meeting di penghujung tahun 2015. Kali ini, vendor meeting digelar serentak di Kantor Pusat dan 13 unit Indonesia Power. Vendor meeting merupakan salah satu wadah yang difasilitasi Indonesia Power untuk dapat tetap menjalin sekaligus meningkatkan level komunikasi yang lebih baik lagi dengan para mitra kerja.

Sebagai wadah komunikasi antara kedua pihak, tentunya vendor meeting dapat menjadi kesempatan bagi Indonesia Power untuk mendapatkan feedback dari para vendor, begitupun sebaliknya. Feedback dari para vendor ini sangat berguna dalam membantu Indonesia Power untuk bisa melakukan perbaikan-perbaikan dan menjadi lebih baik lagi di masa depan.

“Bagi para vendor, kegiatan ini semacam katup komunikasi yang selama ini, mungkin, dirasakan oleh mereka masih tertutup. Mereka bingung, harus bertanya dan menyampaikan pada siapa. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mereka menanggapinya dengan sangat positif,” jelas Roikhan, Direktur SDM Indonesia Power.

Tanggapan positif dari para vendor terlihat dari antusiasme mereka terhadap kegiatan ini. Roikhan menambahkan, dibandingkan kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan di Bulan Juli, vendor meeting kali ini dihadiri lebih banyak peserta. Hal ini dapat menjadi salah satu indikasi bahwa vendor meeting dirasakan penting bagi mereka untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan Indonesia Power.

 

Kebijakan GCG

Di sisi lain, vendor meeting pun dapat dimanfaatkan oleh Indonesia Power untuk menyampaikan masukan-masukan yang bisa menjadi feedback bagi perusahaan mitra. Seperti pada kesempatan tersebut, Indonesia Power pun sharing kepada para mitra tentang beberapa peraturan Pemerintah yang telah dilaksanakan Indonesia Power. Salah satunya adalah Penunjukkan Indonesia Power sebagai Pemungut pajak.

Disamping itu, Indonesia Power juga menyampaikan tentang beberapa kebijakan Perusahaan terkait Good Corporate Governance (GCG) serta Manajemen Penyediaan Barang dan Jasa. “Vendor meeting sebagai sarana komunikasi timbal balik ini merupakan salah satu bentuk penjabaran Perusahaan terhadap Program Indonesia Power Bersih yang menjadi bagian dari GCG,” ungkap Roikhan.

“Untuk itu, kami ingin menyampaikan beberapa hal menyangkut updating Perusahaan kepada para vendor terkait nilai-nilai baru, peraturan-peraturan baru, serta komitmen manajemen Indonesia Power untuk melaksanakan Indonesia Power Bersih, tanpa suap, tanpa tip, dengan secara baik dan konsisten,” papar tegas Roikhan.

Hal tersebut, tentu saja, tak bisa dijalankan tanpa komitmen kedua pihak untuk melakukan perbaikan. Karena itu, kegiatan vendor meeting dapat menjadi sarana untuk selalu mengingatkan, me-refresh, sekaligus meng-update kebijakan-kebijakan Perusahaan terkait GCG kepada para mitra kerja.

 

Yayat Ruhiyat – Sales Representative PT. Berau Coal

Kegiatan vendor meeting ini Kami rasakan sangat bermanfaat, terutama bagi Kami yang telah menjalin kerja sama cukup lama dengan Indonesia Power, yaitu sejak Indonesia Power berdiri tahun 1995.  Selama ini, Indonesia Power merupakan partner bisnis yang penting bagi Kami. Batubara Kami terserap dengan baik oleh Indonesia Power hingga saat ini.

Selain itu, Kami melihat komitmen Indonesia Power yang sangat tinggi dalam menerapkan GCG. Hal itu membuat Kami merasa perlu bersinergi dengan Indonesia Power terkait pelaksanaan GCG karena perusahaan Kami pun tengah menerapkan GCG.

Hubungan kerja sama yang terjalin baik ini pun diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kepada kedua pihak saja, PT. Berau Coal dan Indonesia Power. Melainkan, dapat pula memberikan kontribusi positif terhadap sektor ketenagalistrikan di Indonesia.

Dengan adanya kegiatan vendor meeting, Kami berharap dapat meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan Indonesia Power lebih baik lagi. Bukan hanya itu, Kami pun berharap bisa meningkatkan kualitas layanan kepada Indonesia Power, dan sebaliknya.

 

Kokok Hendroyono – Manajer After Sales Service Division PT. Poeser Indonesia

Kami sudah bermitra dengan PLN Group sejak tahun 1978. Sebagai distributor resmi Mitsubishi Hitachi Power System (MHPS) di Indonesia, Kami telah memasok peralatan-peralatan pembangkit kepada PLN, khususnya Indonesia Power. Dengan kerja sama yang terjalin lebih dari 30 tahun, Kami melihat PLN Group—termasuk Indonesia Power sangat taat terhadap aturan-aturan negara. Seluruh proses yang berlangsung di sini berjalan dengan sangat baik dan sesuai aturan yang berlaku.

Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong kinerja Indonesia Power terus meningkat, semakin hari semakin baik. Dengan begitu, Indonesia Power akan tetap mampu menghadapi segala perubahan yang ada serta persaingan bisnis yang semakin ketat.

Namun di tengah bisnis pembangkitan yang semakin meriah ini, Indonesia Power harus lebih jeli dalam membuat keputusan, seperti dalam pemilihan vendor, sehingga Indonesia Power bisa benar-benar memperoleh layanan dan barang yang berkualitas dari vendor-nya. Karena, ke depannya, akan banyak sekali bermunculan Independent Power Producer (IPP) sehingga diperlukan langkah antisipasi dari Indonesia Power maupun PLN agar dapat tetap kompetitif.

 

 

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment