Waspadai Plantar Fasciitis

Kaki merupakan alat transportasi satu-satunya milik manusia. Namun, bagaimana jika kita sering merasakan nyeri saat sedang berjalan atau berlari? Untuk itu, perhatikanlah tanda-tanda berikut ini agar kaki kita dapat dideteksi dini.

Sebenarnya, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kaki merasakan sakit seperti penggunaan sepatu yang salah, otot kaku yang berulang dan juga penuaan alami tubuh. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa sakit tersebut?

Hal penting yang harus dilakukan adalah mengenali penyebab rasa sakit pada tumit kaki. Pasalnya, ada beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan rasa sakit pada tumit, terutama ketika digunakan berjalan atau berlari. Salah satu penyakit di tumit tersebut ialah Plantar Fasciitis.

 

Plantar Fasciitis

Masalah kaki yang biasanya diketahui menimbulkan nyeri pada tumit disebut Plantar Fasciitis. Istilah Plantar Fasciitis diambil dari Plantar Fascia, sebuah jaringan atau ligamen yang menghubungkan tumit ke jempol kaki. Jaringan ini melintasi keseluruhan dari kaki, serta mendukung lengkungan kaki. Oleh sebab itu, ligamen ini sangat rentan untuk menegang.

Jika ini terjadi, kita mungkin akan menjadi lemas serta merasakan nyeri dan peradangan pada area tersebut. Lebih lagi, jika Plantar Fascia menegang berulang kali, ligamen tersebut beresiko untuk sobek secara keseluruhan.

Selain itu, Plantar Fascia dapat rusak jika digunakan secara terus menerus. Untuk itu, Plantar Fasciitis biasanya menyerang orang yang berusia lanjut dan usia menengah. Walaupun kondisi ini juga dapat menyerang orang-orang yang lebih muda, khususnya mereka yang sering berdiri untuk waktu yang lama.

 

Penyebab Kondisi

Penyebab kondisi Plantar Fasciitis atau sobeknya ligamen yang menopang lengkungan kaki disebabkan oleh beberapa faktor seperti pronasi yang berlebihan, atau ketika kaki secara abnormal melengkung ke arah dalam ketika berjalan. Selain itu, kaki yang bentuknya datar juga menjadi salah satu faktor sobeknya ligamen.

Lama berdiri sangat berbahaya bagi Plantar Fascia, apalagi jika kita berdiri lama di permukaan yang keras. Kemudian, berat badan yang berlebih menjadikan kaki menumpu seluruh berat dari tubuh dan hal ini membahayakan ligamen yang terdapat di kaki.

Penggunaan sepatu yang tidak pas juga dapat menjadi penyebab gangguan pada ligamen. Selain itu, otot tumit (Achilles) dan betis yang kencang dapat berpengaruh terhadap kondisi ligamen pada kaki yang biasanya turut menegang. Lebih lagi, terjadinya cedera yang terus memburuk dan proses penuaan alami juga dapat mengganggu Plantar Fascia

 

Gejala Utama

Gejala utama yang dilakukan untuk memastikan apakah Plantar Fascia sedang menegang ialah terjadi nyeri di tumit yang kian memburuk ketika berdiri atau berjalan, nyeri di salah satu atau kedua tumit, nyeri di langkah pertama setelah tidur atau duduk untuk waktu yang lama, namun nyeri ini mungkin berkurang seiring kita melangkah. Kemudian, gejala lainnya ialah nyeri yang bertambah secara perlahan seiring berjalannya hari, nyeri ketika menaiki tangga, dan terasa kaku yang memburuk di pagi hari. Selain nyeri, kita juga merasa demam akibat peradangan dan hangat di tumit, keram, serta rasa kesemutan pada kaki.

Jika kita telah merasa nyeri seperti yang disebutkan di atas, maka penting untuk memeriksakan ke dokter dan memulai perawatan Plantar Fasciitis sesegera mungkin setelah diagnosa. Sebab, jika tidak hal tersebut mungkin akan membuat kita mustahil untuk berjalan dengan normal, memaksa kita untuk mengubah cara berjalan untuk menghindari nyeri.

 

Perawatan Plantar Fasciitis

Ada banyak jenis perawatan yang mungkin dapat membantu meringankan gejala. Salah satunya ialah membiarkan kaki kita beristirahat. Sebab, Plantar Fasciitis dikarenakan oleh ligamen yang usang akibat tekanan, faktor yang paling penting dalam mengobati masalah kaki ini adalah untuk memberikan kaki waktu yang cukup untuk beristirahat. Hal ini mungkin membuat seseorang mengganti gaya hidupnya atau meninggalkan beberapa kegiatan tertentu yang mempengaruhi kaki. Selama waktu istirahat ini akan membuat ligamen menyembuhkan dirinya sendiri, jadi sangat penting untuk mengistirahatkan kaki sementara waktu.

Usahakan untuk latihan peregangan pada kaki agar ligamen tidak menegang. Latihan peregangan khusus tersebut seperti meregangkan kaki dan betis. Kemudian, gunakanlah pelindung kaki yang lebih baik. Jika kita menderita Plantar Fasciitis, sangat penting untuk menggunakan sepasang sepatu pelindung yang pas untuk tipe kaki kita. Contohnya, orang yang memiliki lengkungan tinggi membutuhkan sepatu yang mendukung lengkungannya, sementara mereka yang mengalami pronasi berlebih harus menggunakan sepatu yang menyediakan bantalan tambahan. Bagi mereka dengan gaya berjalan yang normal, sepatu yang menyediakan keseimbangan antara bantalan dan dukungan sangat direkomendasikan.

Mulailah untuk menurunkan berat badan, jika kita didiagnosa menderita Plantar Fasciitis akibat berat badan berlebih (obesitas). Agar meringankan tekanan yang ada pada kaki, pasien akan diminta untuk mengikuti program penurunan berat badan.

Rencana perawatan ini baiknya didiskusikan dahulu dengan dokter saat memeriksakan gangguan tersebut. Kemudian, jika rencana perawatan yang disarankan oleh dokter perawatan utama diikuti dengan baik, maka kita akan merasakan peningkatan setelah beberapa minggu. Namun, nyeri masih akan terasa selama beberapa bulan sebelum benar-benar hilang. Kurang lebih 95% dari penderita kondisi ini dapat sembuh sepenuhnya dengan metode perawatan tersebut.

 

Penulis : Novita Puspa

Editor   : Muhammad Pamungkas

Bagikan berita ini :

Related posts

Leave a Comment